Home Blog Page 2

3 Rookie Terbaik MPL ID Season 16: Dikuasai EXP Laner Muda

0

Jakarta, 22 Oktober 2025 — Musim reguler MPL Indonesia Season 16 (MPL ID S16) telah resmi berakhir, menghadirkan berbagai cerita menarik dari dunia kompetitif Mobile Legends. Salah satu sorotan terbesar datang dari para pemain pendatang baru (rookie) yang tampil luar biasa sepanjang musim.

Menariknya, tiga rookie terbaik versi GGWP kali ini seluruhnya berasal dari role EXP Lane. Mereka adalah Shogun dari Bigetron by Vitality, Rendyy dari EVOS, dan Qinn dari Dewa United. Ketiganya sukses menunjukkan performa konsisten serta menjadi pilar penting bagi tim masing-masing selama musim reguler.

1. Shogun – Pilar Baru Bigetron by Vitality

Pemain bernama lengkap Dylont Ananda Setya Huraihira alias Shogun menjadi salah satu wajah baru paling bersinar di panggung MPL.
Bergabung dengan Bigetron by Vitality pada pertengahan 2025, Shogun langsung dipercaya masuk ke roster utama dan membayar kepercayaan itu dengan performa luar biasa.

Di pekan kedua, ia berhasil meraih MVP of the Week, menandakan potensi besar yang dimilikinya. Hingga akhir musim reguler, Shogun menempati peringkat keenam MVP Standings dengan total 79 poin dan dua kali menyabet gelar Best Rookie of the Week (pekan ke-4 dan ke-7).

Secara statistik, Shogun mencatatkan 81 kill, 250 assist, dan 61% kill participation dari 39 pertandingan, dengan Phoveus dan Uranus sebagai hero andalannya. Ia juga dikenal fleksibel dengan total 15 hero berbeda yang pernah digunakan sepanjang musim.

2. Rendyy – Dari MDL ke Panggung MPL Bersama EVOS

Perjalanan Rendyy adalah kisah tentang kerja keras dan pembuktian diri. Sebelum promosi ke MPL, ia sempat memperkuat EVOS Icon di ajang MDL Indonesia.
Penampilan impresifnya di liga kedua membuat EVOS memutuskan untuk mengangkatnya ke tim utama MPL ID S16 pada pekan ketiga — keputusan yang terbukti tepat.

Sejak debutnya, Rendyy berkontribusi besar membawa EVOS ke babak Playoff, serta dua kali dinobatkan sebagai Best Rookie of the Week (pekan ke-3 dan ke-7).
Dalam 28 pertandingan, Rendyy menggunakan 10 hero berbeda, dengan Cici dan Uranus sebagai pilihan utama. Ia mencatatkan 53 kill, 183 assist, dan 66% kill participation, menunjukkan adaptasi cepat terhadap level permainan tertinggi MPL.

3. Qinn – Kejutan dari Filipina untuk Dewa United

Nama Qinn juga mencuri perhatian sepanjang musim. Pemain asal Filipina bernama lengkap John Carlo ini bergabung dengan Dewa United dan segera membawa dampak besar.
Kehadirannya memperkuat struktur permainan tim, terutama dalam komunikasi dan koordinasi antar pemain.

Qinn empat kali meraih gelar Best Rookie of the Week (pekan ke-2, ke-5, ke-6, dan ke-9) — terbanyak di antara rookie lain. Dari 31 pertandingan, ia mencatat 71 kill, 205 assist, dan 65% kill participation.
Dengan Arlott sebagai hero favoritnya, Qinn dikenal sebagai EXP laner agresif dengan kontribusi besar dalam team fight dan kontrol objektif.

Regenerasi Positif di Skena Mobile Legends Indonesia

Kemunculan Shogun, Rendyy, dan Qinn menjadi bukti bahwa regenerasi pemain di MPL Indonesia berjalan sehat. Mereka datang dari latar belakang berbeda, namun sama-sama mampu bersaing dengan para veteran di level tertinggi.

Ketiganya bahkan sukses membawa tim masing-masing ke babak Playoff MPL ID Season 16, menegaskan bahwa mereka bukan sekadar pemain muda berbakat, tetapi juga aset penting bagi masa depan skena kompetitif Mobile Legends di Indonesia.

Dengan usia yang masih muda dan performa stabil, Shogun, Rendyy, dan Qinn diprediksi akan menjadi bintang besar di musim-musim mendatang — sekaligus wajah baru yang akan terus mewarnai panggung MPL Indonesia.

EVOS Divine dan RRQ Kazu Jadi Wakil Indonesia di FFWS Global Finals 2025 Jakarta

0

Jakarta, 22 Oktober 2025 — Hanya dua tim Indonesia yang berhasil melangkah ke Free Fire World Series (FFWS) Global Finals 2025 Jakarta, yakni EVOS Divine dan RRQ Kazu.
Keduanya akan menjadi wakil Tanah Air di ajang bergengsi dunia tersebut yang akan digelar pada 31 Oktober 2025 mendatang.

Bang Fayad: Era Indonesia Belum Berakhir

Meski sebagian fans menunjukkan rasa kecewa lantaran Bigetron by Vitality dan ONIC Esports gagal melaju ke babak final, pengamat esports Bang Fayad menilai situasi ini justru mencerminkan kekuatan sejati Indonesia di skena kompetitif Free Fire.

Dalam wawancara eksklusif bersama GGWP, Bang Fayad menegaskan bahwa kegagalan dua tim besar tersebut bukan tanda berakhirnya era kejayaan Indonesia, melainkan hasil dari proses regenerasi dan adaptasi tim.

“Era Indonesia tidak berhenti. Dua tim yang gagal ke Global Finals adalah tim yang jelas melakukan perombakan cukup masif, sedangkan yang lolos adalah tim yang minim perubahan line-up. Dua tim yang ada di FFWS Global adalah dua tim yang paling pantas mewakili Indonesia,”
— ujar Bang Fayad.

Kunci Sukses: Konsistensi dan Stabilitas

Menurut Bang Fayad, konsistensi menjadi faktor utama yang membawa EVOS Divine dan RRQ Kazu lolos ke Global Finals.
Keduanya tidak melakukan perubahan besar dalam komposisi pemain, sehingga memiliki chemistry dan koordinasi yang lebih matang dibandingkan tim lain.

Sebaliknya, Bigetron dan ONIC Esports diketahui tengah berada dalam masa transisi setelah melakukan perubahan roster besar-besaran. Proses adaptasi tersebut membuat performa mereka belum stabil, yang akhirnya berujung pada kegagalan di FFWS SEA 2025 Fall.

Hasil Kualifikasi dan Persiapan Menuju Global Finals

Dalam turnamen regional FFWS SEA 2025 Fall, Bigetron hanya mampu finis di posisi ke-10, sementara ONIC Esports menempati posisi ke-11.
Sebaliknya, RRQ Kazu tampil solid dengan finis di posisi ke-4 dan berhak melaju ke Global Finals 2025 bersama EVOS Divine, yang sebelumnya telah mengamankan tiket langsung setelah menjadi juara Esports World Cup (EWC) 2025.

FFWS Global Finals 2025 Jakarta Siap Digelar

Ajang Free Fire World Series (FFWS) Global Finals 2025 akan berlangsung di Jakarta mulai 31 Oktober 2025.
Sebanyak 18 tim terbaik dari berbagai negara akan bertanding untuk memperebutkan gelar juara dunia dan total hadiah USD 1,150,000 atau sekitar Rp19 miliar.

Turnamen ini diprediksi akan menjadi salah satu kompetisi esports terbesar tahun ini, sekaligus menjadi momentum penting bagi EVOS Divine dan RRQ Kazu untuk membuktikan bahwa Indonesia masih menjadi kekuatan utama di dunia Free Fire.

Bikin Geger, Aktor Indonesia Ini Nyaris Jadi Top Global Minsitthar MLBB

0

Joe Taslim Kejutkan Penggemar, Kini Kejar Gelar Top Global Minsitthar di Mobile Legends

Jakarta, 18 Oktober 2025 — Aktor ternama Indonesia, Joe Taslim, kembali menjadi sorotan publik. Namun kali ini bukan karena aksi laga di layar lebar, melainkan karena kiprahnya di dunia game Mobile Legends: Bang Bang (MLBB).

Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya pada Sabtu (18/10/2025), Joe memperlihatkan momen ketika dirinya sedang bermain Mobile Legends menggunakan hero Minsitthar. Dalam video singkat tersebut, Joe tampak fokus dan memperlihatkan peringkatnya yang kini berada di posisi Global No. 61 Minsitthar — sebuah pencapaian luar biasa bagi seorang selebritas dengan jadwal yang padat.

Dari Atlet Judo ke Arena Mobile Legends

Joe Taslim dikenal publik sebagai aktor dengan kemampuan akting dan bela diri yang mumpuni. Sebelum terjun ke dunia film, ia merupakan mantan atlet judo nasional yang sempat memperkuat Tim Judo Indonesia dari tahun 1997 hingga 2009.
Kemampuan dan disiplin yang terbentuk dari dunia olahraga tampaknya turut memengaruhi gaya bermainnya di Mobile Legends.

Hero Minsitthar, yang dikenal tangguh dan berjiwa kepemimpinan di Land of Dawn, dianggap cocok dengan karakter Joe yang tegas dan bermental kuat.

Respons Antusias dari Komunitas Gamer

Unggahan video Joe Taslim langsung mendapat sambutan meriah dari penggemar dan komunitas Mobile Legends Indonesia. Banyak netizen yang kagum dengan kedisiplinan dan semangatnya dalam bermain game, bahkan beberapa menyebut Joe sebagai “panutan gamer sejati”.

“Jarang banget ada aktor sekaliber Joe Taslim yang bisa sampai ranking global. Keren banget,” tulis salah satu pengguna Instagram di kolom komentar.

Fenomena Selebritas di Dunia Esports

Fenomena selebritas yang aktif di dunia game bukanlah hal baru, namun kehadiran sosok seperti Joe Taslim memberi warna tersendiri.
Dengan dedikasi dan semangat kompetitifnya, Joe membuktikan bahwa dunia hiburan dan dunia esports bisa berjalan berdampingan.

Jika terus konsisten, bukan tidak mungkin Joe Taslim akan segera menembus 10 besar global Minsitthar dan menjadi salah satu selebritas Indonesia dengan prestasi tertinggi di dunia Mobile Legends.

Tentang Joe Taslim

Joe Taslim merupakan aktor Indonesia yang dikenal melalui film-film internasional seperti The Raid (2011), Fast & Furious 6 (2013), dan Mortal Kombat (2021).
Selain itu, ia juga aktif di berbagai proyek perfilman nasional dan internasional, dan kini memperluas perjalanannya ke dunia game sebagai salah satu figur inspiratif di komunitas gamer Indonesia.

Jadwal EVOS Esports di MPL ID S16 dan Analisis Kebangkitan EVOS

0

EVOS Esports, tim yang dikenal dengan julukan “Macan Putih”, menghadapi musim ke-16 dari liga profesional Mobile Legends Indonesia, MPL ID S16. Menjelang musim ini, EVOS melakukan perombakan dengan memperkenalkan Vyn sebagai Head Esports mereka, yang menandakan niat kuat tim untuk bangkit dari performa yang kurang memuaskan di musim sebelumnya. 
Situasi ini membuat seluruh penggemar EVOS menaruh harapan tinggi: apakah roster baru ini mampu mengembalikan kejayaan?

2. Jadwal dan Hasil Pertandingan EVOS

Berikut gambaran singkat jadwal dan hasil tim EVOS pada tiga fase awal musim:

Week 1-3

  • Jumat, 22 Agustus 2025 — 18:15 WIB: NAVI vs EVOS (0-2)

  • Sabtu, 30 Agustus 2025 — 17:15 WIB: AE vs EVOS (2-1)

  • Minggu, 31 Agustus 2025 — 20:15 WIB: BTR vs EVOS (2-1)

  • Jumat, 5 September 2025 — 18:15 WIB: EVOS vs TLID (2-0)

  • Sabtu, 6 September 2025 — 14:15 WIB: EVOS vs GEEK (2-0)

Week 4-6

  • Jumat, 12 September 2025 — 18:15 WIB: EVOS vs DEWA (2-0)

  • Sabtu, 13 September 2025 — 17:15 WIB: RRQ vs EVOS (2-0)

  • Jumat, 19 September 2025 — 18:15 WIB: EVOS vs ONIC (1-2)

  • Sabtu, 20 September 2025 — 20:15 WIB: EVOS vs BTR (0-2)

  • Sabtu, 27 September 2025 — 14:15 WIB: EVOS vs AE (1-2)

  • Minggu, 28 September 2025 — 20:15 WIB: GEEK vs EVOS (2-0)

Week 7-9

  • Sabtu, 4 Oktober 2025 — 17:15 WIB: EVOS vs RRQ (2-1)

  • Minggu, 5 Oktober 2025 — 20:15 WIB: TLID vs EVOS (1-2)

  • Minggu, 12 Oktober 2025 — 17:15 WIB: ONIC vs EVOS (2-0)

  • Sabtu, 18 Oktober 2025 — 14:15 WIB: EVOS vs NAVI (2-1)

  • Minggu, 19 Oktober 2025 — 14:15 WIB: DEWA vs EVOS (2-0)

3. Analisis Kekuatan & Tantangan EVOS

Kekuatan

  • EVOS menunjukkan performa cukup solid ketika menghadapi tim papan tengah, terutama di awal musim dengan kemenangan yang cukup meyakinkan.

  • Rekrutmen Vyn sebagai head menunjukkan struktur manajemen yang ingin serius melakukan perbaikan.

Tantangan

  • EVOS masih kesulitan melawan tim–tim besar seperti RRQ Hoshi dan ONIC Esports — beberapa kekalahan menunjukkan bahwa ada gap performa yang perlu diatasi.

  • Konsistensi menjadi isu: beberapa kemenangan besar diikuti oleh kekalahan mengecewakan yang menandakan bahwa EVOS belum sepenuhnya stabil.

4. Apakah EVOS Bisa Bangkit?

Untuk bisa kembali ke puncak, EVOS perlu menitikberatkan pada:

  • Stabilitas lineup & strategi: Roster baru butuh waktu untuk klik secara maksimal.

  • Adaptasi meta: MPL sering berubah meta — tim yang cepat beradaptasi punya keunggulan.

  • Mental saat menghadapi tim besar: Mampu mengatasi tekanan vs tim elite menjadi pembeda.

Dengan kombinasi tersebut, ada peluang nyata bagi EVOS untuk merebut kembali posisi prestige mereka. Namun, jalan menuju ke sana tidak mudah — terutama dengan kompetisi musim ini yang sangat ketat.

5. Kesimpulan

Jadwal pertandingan EVOS di MPL ID S16 membuktikan bahwa tim ini masih dalam fase pembentukan ulang. Walau sudah ada tanda-tanda kebangkitan, masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan. Bagi para penggemar Macan Putih, musim ini adalah musim harapan — sebuah kesempatan untuk melihat tim favorit mereka kembali tangguh.